3 Faktor Penyebab Munculnya Masyarakat Bergaya Multikultural di Indonesia

0

Masyarakat bergaya multikultural merupakan sebuah masyarakat dengan berbagai macam perbedaan suku, bahasa, budaya, agam serta adat istiadat yang beraneka ragam. Masyarakat multikultural ini disebut juga dengan masyarakat majemuk. Di dalam sebuah bulu karangan Choirul Mahfud menyebutkan bahwa multikultural adalah sebuah istilah  yang digunakan untuk mendefinisikan mengenai keragaman dan perbedaan pada sebuah kebudayaan satu dengan yang lainnya.

Faktor Pemicu Munculnya Masyarakat Multikultural di Negera Kesatuan Republik Indonesia

Pada dasarnya setiap kelompok masyarakat pasti akan  menghasilkan sebuah kebudayaan yang menjadi salah satu ciri khas dari masyarakat tersebut. Dengan adanya masyarakat yang multi kultural ini maka akan memberikan warna dan nilai tambah bagi suatu bangsa. Indonesia merupakan sebuah negara yang masyarakatnya multikultural.

Masyarakat multi kultural di Indonesia adalah sebuah masyarakat yang berdasarkan ideologi multikulturalisme atau berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika. Kemunculan masyarakat  multi kultural saat ini tentu saja dilatarbelakangi oleh beberapa hal berikut ini, yaitu :

  • Keadaan geografis

Faktor pertama yang mempengaruhi munculnya masyarakat bergaya  multikultural di Indonesia adalah letak geografi Indonesia. Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau yang sudah tersebar  di seluruh wilayah. Pendatang pertama yang datang di Indonesia adalah ras australoid. Ras ini menyebar kurang lebih 20.000 tahun yang lalu.

Setelah itu, ras Melanesian Negroid merupakan ras yang menyusul pada 10.000 tahun yang lalu. Setelahnya disusul dengan ras Messolithicum dan yang terakhir adalah rasa Malayan Mongoloid. Ras terakhir ini masuk melalui 2 periode yaitu pada zaman Neolithicum dan pada zaman logam. Kondisi geografis ini telah membagi penduduk untuk menempati pulau dan daerah. Oleh kerena itu ini bisa menumbuhkan kesatuan suku bangsa Indonesia yang berbeda-beda.

Setiap kesatuan suku bangsa tersebut terdiri dari berbagai orang yang di satukan dengan ikatan emosional yang mana memandang dirinya sebagai identitas sendiri. Beberapa kelompok ini juga mengembangkan bahasa dan kebudayaan masing-masing yang berbeda. Bahkan mereka juga telah mengembangkan  berbagai mitos mengenai asal usul nenek moyang mereka. Pengaruh budaya asing yang masuk di negara Indonesia ini mempunyai letak yang strategis di antara Samudra Hindia dan Pasifik. Tentu saja kondisi inilah yang sangat mempengaruhi proses multikultural pada masyarakat Indonesia.

  • Keberagaman kondisi iklim pada lingkungan suku bangsa

Ada beberapa komunitas di Indonesia sejak zaman dahulu mengandalkan laut sebagai sumber kehidupannya. Ini biasanya terjadi pada masyarakat yang ada di pedalaman. Karakter multikultural ini dapat terlihat dari berbagai tipe masyarakat misalnya saja masyarakat perkotaan dan komunitas peralihan dari pertanian ke industri.

Perbedaan intensitas curah hujan serta kesuburan tanah bisa membentuk dua macam lingkungan ekologis yang berbeda. Perbedaan ini bisa menyebabkan perbedaan juga antar wilayah. Sebuah kelompok suku bangsa yang beraneka ragam ini terintegrasi dengan suku bangsa dalam kesatuan nasional .

  • Pengaruh masa lalu

Pada zaman kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 dan kerajaan Majapahit pada abad ke –8 telah mempersatukan bangsa Indonesia di dalam sebuah kesatuan politis, ekonomis serta sosial. Kekuasaan bangsa kolonialisme Belanda yang berlangsung selama kurang lebih 3 setengah abad ini mampu menyatukan berbagai suku bangsa dalam kesatuan nasib serta cita-cita. Tiga faktor yang sudah disebutkan di atas sangat mempengaruhi kemunculan berbagai masyarakatbergaya  multikultural di Indonesia yang ada hingga sekarang ini. Dengan adanya masyarakat yang multikultural membuat negara Indonesia menjadi sebuah negara yang kaya akan adat istiadat dan kebudayaan yang luhur.